8 Santri Calon Penghafal Al-Qur’an dari Lingga Tiba di Pondok Tahfiz Hang Tuah Batam
Saat Santri tiba, disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Tahfizh Hangtuah, Bengkong Sadai Batam Kepulauan Riau. Foto - Istimewa-suaratempatan.com.

SUARATEMPATAN.COM – Program beasiswa untuk santri tahfiz di Pondok Tahfiz Yayasan Hang Tuah, Batam, mendapatkan apresiasi masyarakat. Beasiswa ini diberikan penuh selama pandemi Covid-19.

Sedikitnya 8 santri yang berasal dari Kabupaten Lingga tiba di pondok ini, Rabu (21/1/2021). Para pengurus pondok menyambut hangat para calon penghafal Al-Qur’an tersebut.

Bahkan pihak yayasan sudah menyiapkan segala keperluan para santri selama mereka menuntut ilmu di Pondok Tahfiz Yayasan Hang Tuah. Diantaranya asrama dan kebutuhan hidup sehari-hari.

Dengan datangnya 8 santri baru ini, maka menambah banyak jumlah santri yang ingin menuntut ilmu di pondok yang berlokasi di Bengkong Sadai ini. Sebelumnya diberitakan, sejak didirikan setahun silam, sudah ada 80 santri belajar di sini.

“Untuk para santri, mohon beasiswa yang diberikan yayasan dimanfaatkan dengan benar. Kalian harus bersungguh-sungguh menuntut ilmu,” pesan Penanggung Jawab dan Pengelola Yayasan Hang Tuah, Ustaz Syafid Syafarudin, Jumat (22/1/2021).

Asrama para Santri Pondak Tahfidz Hangtuah Bengkong Sadai, Batam Kepulauan Riau. Foto – Istimewa-suaratempatan.com

engenai program menghafal Al-Qur’an, Syafid menjelaskan santri akan digembleng selama dua tahun untuk menghafal 30 juz.

“Sekarang alhamdulillah ada dua santri yang akan menyelesaikan menghafal 30 juz dalam rentang waktu 6 bulan ke depan,” lanjutnya.

Jika waktunya selesai, keduanya akan melanjutkan studinya ke Yaman dan Yogyakarta.

Berikut ini adalah kegiatan santri tahfiz yang belajar di Pondok Tahfiz Yayasan Hang Tuah Batam.

Jam 04.00 Shalat Tahajjud berjemaah dengan maqra’ 1/4 juz. Jam 04.30 baca maqra’ 1/4 juz. Usai Subuh Arba’a suroh. Jam 06.00 Fashohah. Jam 07.00 Shalat Dhuha berjama’ah maqra’ 1/4 juz. Jam 07.30 Sarapan roan. 08.30 Muroqobah 1 juz.

Jam 10.00 Persiapan setoran hafalan sesi I. Usai zuhur Muroqobah 1 juz. Lalu jam 13.00 makan siang. Jam 14.00 Setoran hafalan sesi I. Usai ashar Muroqobah 1 juz.

Dilanjutkan 14.00 Roan dan persiapan setoran sesi 2. Usai Maghrib Fashohah. Usai isya makan malam. Pada jam 20.30 Muroqobah 1 juz. Lantas jam 21.00 Setoran sesi 2 dan jam 22.30 istirahat.

“Ustadz Syafid menanamkan ke hati para santri agar mencintai Al-Qur’an dan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya menghafal Al-Qur’an itu mudah, yang sulit ialah menjaga hafalan dan komitmen dengan Al-Qur’an itu yang sulit.

“Kuncinya, para santri harus senantiasa terpaut hati dengan Al-Qur’an,” kata Ustadz Syafid menutup percakapan. (jay)