Cegah Penyebaran Covid-19, Ketua Komisi IV Ajak Rakyat Bersatu Lawan

BATAM, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Rizki Faisal, mengatakan Covid-19 sudah menjalar di Kepri, dan diprediksi angkanya akan terus menyebar jika berdiam dan tidak taat himbauan pemerintah.

Terlebih lagi telah tersedianya RDT (Rapid Diagnostic test) yang mampu mendeteksi secara cepat hanya dalam hitungan menit, terlepas dengan kekurangannya dibandingkan dengan pemeriksaan laboratorium (PCR).

“Jika ini benar dan kita semua lalai juga kedodoran menyikapinya, yang akan kita hadapi adalah pertama, rantai penularan akan semakin meluas. Kedua, terlalu banyak akan menelan korban, ketiga dampak sosial ekonomi yang sangat buruk akan kita hadapi di negeri yang kita cintai ini,” kata Rizki Faisal, Rabu (1/4).

Saat ini sedang dibangun dan akan dioperasikan Rumah Sakit Darurat (RSD) Pulau Galang, Kota Batam, yang dapat merawat pasien khusus Covid-19. Namun, konon anggaran untuk operasionalnya belum diketahui berasal dari mana. Padahal menurut pemberitaan minggu ini akan beropersi.

Rizki juga mengaku miris ketika mendapat informasi bahwa APD untuk mendukung tenaga medis belum tersedia. Sedangkan bangunan dan alat kesehatan, yang seharusnya lebih sulit mendapatkannya, saat ini sudah tersedia dengan baik.

“Kita juga sudah bosan mendengar keluhan tenaga medis di rumah sakit tentang minimnya APD, teriakan rakyat berteriak membutuhkan masker. Walaupun kita juga harus memakluminya bahwa ketersediaan APD dan masker sangat sulit pengadaannya di negeri yang kita cintai ini,” tambah Sekretaris DPD Partai Golkar Kepri ini.

“Lantas, haruskah kita pasrah dengan masalah yang kita hadapi ini?” ujarnya.

Rizki juga menjelaskan bahwa, saat ini Kementerian Keuangan sudah memberikan jalan, bahwa Dana Anggaran Khusus (DAK) dapat dialihkan untuk mendukung penanggulangan Covid-19. Dari sektor mana saja. Misalnya PUPR, Perhubungan dan sektor Kelautan, dari 3 sektor ini saja sangatlah besar untuk mampu mengatasi operasional RSD Pulau Galang, terlebih lagi jika untuk membelanjakan APD dan masker.

“Jika APD dan masker tidak tersedia di negeri ini, sambung Rizki, pasti tersedia di negara-negara lain, asal kita semua mau dan siap bahu-membahu mengkomunikasikannya,” terangnya.

Dan saat ini, yang dibutuhkan adalah persatuan dan rasa kebersamaan untuk saling tolong+menolong. Sebab Covid-19 bukan masalah yang dapat diatasi oleh Dinas Kesehatan dan semua rumah sakitnya. Permasalahan Covid-19 memerlukan keseriusan semua pihak dengan varian tugas keahlian dan kewenangannya,” jelasnya dengan menegaskan. (ST/Batamtoday.com)