Corona, Kepala Daerah Sebaiknya Dipilih DPRD. Ini Alasannya

BATAM – Pendemi Covid 19 (corona) mempengaruhi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). DPR RI pun bereaksi dengan mengusulkan tahapan Pilkada pada 9 Desember mendatang.

Kendati begitu, Pemerhati Politik Kepulauan Riau, Agustar menilai pilkada berpotensi digelar lewat pemilihan melalui sistem perwakilan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Menurut Agustar, presiden bisa menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) atas dasar kondisi saat ini yang masuk dalam kategori darurat. Yakni darurat pendemi.

Selain itu, menunda lagi pergelaran Pilkada pada 2021 karena pendemi corona yang tak kunjung usai juga akan mengganggu jadwal Pilkada 2024.

Belum lagi kata Agustar, anggaran daerah saat ini banyak tersedot oleh penanganan corona. Hal ini juga akan mengganggu anggaran pilkada.

“Jadi, jalan tengahnya sebaiknya presiden menerbitkan Perpu Pilkada,” kata Agustar.

Dalam kesempatan itu, Agustar mengaku kurang yakin pilkada bisa digelar pada 9 Desember mendatang jika memperhatikan pendemik corona yang belum bisa diprediksi ujungnya.(st)