Suara Tempatan

Beda dan Terpercaya

Daun Eucalyptus Mencegah Covid-19

2 min read

JAKARTA, Peneliti Utama Balai Besar Veteriner, Kementerian Pertanian, Indi Dharmayanti, menegaskan bahwa aroma terapi yang dihasilkan dari minyak oil daun eucalyptus bisa mengurangi paparan virus corona. Uji potensi eucalyptus oil sebagai antivirus dilakukan dengan tahapan telusur ilmiah dan uji invitro.

“Eucalyptus yang kita sebut dengan eucalyptoli memang mempunyai 1,8 zat cineol yang berpotensu cukup besar untuk dapat digunakan pada virus corona,” jelas Indi kepada RRI, Senin (11/05/2020).

Zat Cineol ini diduga sangat berepngaruh besarvbagi virus corona ini, karena penelitian membuktian bahwa senyawa ini dapat terikat pada Mpro virus corona jenis aappun.

Sementara itu untuk nama yang bisa dikenal masyarakat Indi belum mengetahui, hanya saja daun inu terdapat pada minyak-minyakkan yang sering digunakan oleh masyarakat. Jika dibicarakan bentuknya ini semacam daun yang biasa digunakan sebagai makanan binatang koala.

“Jafi biasanya aunnya terdaapt di produk-produk minyak kayu putih atau biasa dilihat sebagai makanan koala dan sebenarnya daun ini tidak asing karena banyak juga di Indonesia, seperti Indonesia Timur,” jelasnya. (ST/kbrn)

Indi menambahkan bahwa sebenarnya memang daun eucalyptus ini memiliki khasiat yang luar biasa. Selain digunakan sebagai anti virus, daun ini juga bisa digunakan sebagai antibakteri dan anti nyeri.

“Tidk perlu mengekstrak sendiri, karena sudah bnyak minyak yang mewakili untuj membunuh virus ini, seperti minyak kayu putih dan minya lainnya yang ada eucalyptusnya dengan dosis tidak lebih dari 10 persen,” jelasnya kembali.

Ia juga menjelaskan bahwa sebenarnya cara yang digunakan itu bukan dengan diminum atau dimakan, tetapi dengan cara dihirup. Hal itu bisa dilakukan sebagai penvegahan dan mengurangi paparan virus yang masuk melalui saluran pernapasan.

“Jadi caranya itu cuma dihirup selama 5 sampai 15 menit setelah itu sudah dan bisa diulang kembali di waktu berikutnya, sehingga virus influenza atau corona bisa mati dan hal ini sangat aman dikonsumsi baik di dalam atau diluar ruangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: