Kapolda Kepri Cek Kesiapan Tracer dan Vaksinator Covid-19
Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman MSi membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo MSi. Foto - humas polda kepri

SUARATEMPATAN.COM – Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman MSi mengecek kesiapan Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan (nakes) sebagai tracer dan vaksinator Covid-19 di wilayah Provinsi Kepri, di Polres Tanjungpinang, Kamis (22/2/2021).

Hadir dalam Apel kesiapan tersebut Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolres Tanjungpinang, Pejabat Utama Polres Tanjungpinang dan Bhabinkamtibmas serta Personil Polres Tanjungpinang.

Apel ini juga dilakukan di seluruh jajaran Polres Polda Kepri. Membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo MSi, Kapolda Kepri menyampaikan sejumlah hal.

Diantaranya berdasarkan data, sampai dengan tanggal 10 Februari 2021, secara global sebanyak 220 negara telah terpapar pandemi Covid-19, sebanyak 107.460.128 orang terkonfirmasi positif dan 2.352.837 orang meninggal dunia.

Sedangkan di Indonesia sebanyak 1.183.555 orang terkonfirmasi positif dan 32.167 orang meninggal dunia akibat Covid-19″.

Dampak di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020 mengalami kontraksi yang cukup dalam,

Yakni sempat turun -5,3% pada kuartal kedua, membaik menjadi -3,49% di kuartal ketiga, dan terus membaik menjadi -2,19% di kuartal keempat.

“Namun demikian, di luar tantangan dan kesulitan yang datang bersama pandemi Covid19, kita harus senantiasa optimis bahwa selalu ada peluang untuk membuat lompatan kemajuan,” ujar Aris.

Tidak hanya keluar dari situasi krisis pandemi Covid-19, tapi bahkan peluang untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berpenghasilan tinggi sejajar dengan negaranegara maju di dunia.

Disampaikannya, Presiden Jokowi menekankan bahwa untuk mengatasi pandemi Covid- 19 dengan segala dampaknya, seluruh komponen bangsa harus bahu membahu menerapkan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun.

Kapolda Kepri juga menjelaskan program prioritas kapolri salah satunya membantu penanganan Covid-19. Hal ini diimplementasikan dalam aksi mengerahkan seluruh sumber daya Polri dalam membantu pemerintah menanggulanginya.

Saat ini Polri telah menyiagakan 13.500 personel tenaga kesehatan, 900 orang diantaranya telah dilatih untuk menjadi vaksinator oleh Bapelkes/BBBK Kementerian Kesehatan, dan 12.600 personel lainnya dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan serupa.

Selain hal tersebut, Polri juga sudah menyiapkan 40.336 personel Bhabinkamtibmas yang tergelar di seluruh wilayah Indonesia yang sudah disiapkan untuk bertindak sebagai tracer sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Selain protokol kesehatan, penerapan penguatan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) juga menjadi kunci dalam upaya mengatasi pandemi Covid-19.

“Dalam bekerja, saya tekankan harus senantiasa bersinergi dengan seluruh Babinsa yang juga digelar oleh Bapak Panglima TNI serta seluruh petugas dinas kesehatan di wilayah masing-masing,” ujar Kapolda. (fut)