MD Kepri: WTP, Tapi Masih Ada Temuan, Kok Bisa? Ini Penjelasan Kepala BPK Perwakilan Kepri 

Suara Tempatan – Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) merupakan status tertinggi dari 4 Opini yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas hasil audit laporan keuangan Pemerintah.

Dikatakan Kepala Perwakilan BPK Kepri Masmudi, Opini ada 4 jenis yaitu WTP, WDP, Disclaimer dan tidak wajar.

“Yang tertinggi adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian, kedua : Wajar Dengan Pengecualian, ketiga : Opini Disclaimer serta keempat : Opini Tidak Wajar. Dan untuk Kepri semua sudah Opini WTP,” ungkap Masmudi, Rabu (22/06/2022) saat menerima tim Media Digital Kepulauan Riau (MD Kepri) di Kantor BPK Perwakilan Kepri.

Sementara itu, menanggapi opini WTP yang tidak menutup kemungkinan adanya temuan terhadap laporan keuangan yang sama. Kepala Sub Auditor (Pemeriksaan) Yitno menjawab MD Kepri dengan mengatakan bahwa penilaian laporan keuangan itu bukan hanya secara kuantitatif, tetapi juga kualitatif.

“Publik juga tidak paham apa itu arti dari angka tersebut, bahwa auditor itu tidak hanya mempertimbangkan kuantitatif saja, namun juga mempertimbangkan kualitatif. Kualitatif ini adalah judgment dari auditor yang sifatnya profesioanal.

Ini hanya bisa dipunyai auditor-auditor yang memang punya jam terbang tinggi. Sehingga memiliki kemampuan untuk memberikan judgment apakah hal itu memberikan pengaruh atau tidak,” jelas Yitno.

“Kita uji, kita periksa, kita konfirmasi. Nah itu, biasanya banyak datanya. Data itu menyangkut semua UPT yang kita sampel. Atau data keuangan gitu ya. Banyak tahapan dan pertimbangan,” tambahnya.

Kepala Perwakilan BPK Kepri Masmudi menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi kehadiran teman – teman dari MD Kepri yang berkenan untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait kinerja BPK maupun Instansi Pemerintah.

“Kalau ada informasi dari Media, dari mana, semua informasi kita tampung. Sesuai dengan tupoksi kami, masing-masing Provinsi ada perwakilan. BPK Kepulauan Riau memeriksa keuangan daerah di wilayah Kepulauan Riau. Pemeriksaan kita ada tiga yakni, pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu,” terang Masmudi.

Masmudi juga menjelaskan pada kesempatan itu bahwa, Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dari BPK sendiri ialah melakukan pemeriksaan mengelola keuangan Negara. Berdasarkan UUD 1945, BPK bertugas untuk memeriksa, mengelola, dan bertanggung jawab keuangan Negara secara bebas dan mandiri.

“Tidak hanya penyajian informasi kepada masyarakat, namun peran Media sangatlah penting, kami juga membutuhkan Media dikarenakan kami diminta untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui Media,” ungkap Masmudi.

“Pemeriksaan itu tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap uang, namun kami juga melakukan pemeriksaan terhadap kinerja, keuangan, pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Hasil dari pemeriksaan kami, akan kami serahkan pada saat Rapat Paripurna pertanggung jawaban APBD, dan apabila belum ada persetujuan dari BPK, maka hasil pemeriksaan tidak boleh di publik,” tutur Masmudi.

Kepala Sub Auditor (Pemeriksaan) Yitno menambahkan bahwa dari banyaknya teknik pemeriksaan yang sering di gunakan BPK yakni mempelajari laporan, menguji laporan, dan klasifikasi

Sementara itu, Ketua MD Kepri, Benny Sikumbang mengatakan bahwa Media sebagai pilar kelima sangat berkepentingan terhadap laporan keuangan Pemerintah Daerah. Karena berkaitan dengan hak-hak publik dan tanggung jawab atas penggunaan anggaran masyarakat. Dari data itu, menurut Benny, Media dapat menjadi kontrol atas setiap rupiah penggunaan dan pertanggungjawaban uang rakyat.

“Kami ingin memberikan sebuah informasi kepada masyarakat dengan menyajikan sebuah data yang akurat. Maka dari pada itu, perlunya koordinasi dan konfirmasi dari kedua pihak. Saya yakin BPK sangat terbuka apabila ada penemuan kami maupun masyarakat di lapangan akan diterima oleh BPK, dan akan di tindak lanjuti”. ucap Benny Sikumbang.

Turut hadir dalam Audensi tersebut, Kepala Perwakilan BPK Kepri Masmudi didampingi Kepala Sub Auditor (Pemeriksaan) Yitno, Pemeriksaan Madya Koko, Kasubag Hubungan Masyarakat (Humas) Andri Mardiansyah. Sedangkan MD Kepri dipimpin langsung Ketua MD Kepri Benny Sikumbang, Wakil Ketua Oki Indra Purnama dan Bendahara MD Kepri Meydia Hendra Yani. (MD Kepri).