Mengenang Tiga Tahun Kepergian Ani Yudhoyono, Hj. Asnah: Sosok Ibu Negara yang Sangat Keibuan, Mengayomi, Memotivasi dan Menginspirasi
Foto: AHY dan Ketua DPD PD Kepri, Hj. Asnah, SE,MM saat menghadiri Acara 3 tahun Meninggalnya Ibu Ani Yudhoyono

Suara Tempatan – Partai Demokrat memperingati haul tahun ke-3 almarhumah Ani Yudhoyono di JCC Senayan, Jakarta. Acara itu bertajuk ‘Mengenang Almarhumah Ani Yudhoyono’, Minggu (16/06/2022).

Ketua DPD Partai Demokrat Kepri, Hj. Asnah, SE,MM hadir di acara 3 tahun Meninggalnya Ani Yudhoyono.

Bagaimana sosok Ani Yudhoyono dimata Hj. Asnah?, usai acara Hj. Asnah mengatakan Ani Yudhoyono banyak meninggalkan kesan dan pembelajaran

Dia menilai Ani Yudhoyono merupakan sosok perempuan cerdas, komunikatif, perhatian, setia, humanis dan tegas, serta banyak berkontribusi ketika sang suami menjabat Presiden Indonesia periode 2004-2014.

Ibu Ani telah banyak memberikan kontribusi pemikiran, katanya misalnya dalam kegiatan internasional yang diikuti pak SBY sewaktu masih sebagai presiden. Asnah menilai ibu Ani sebagai duta bangsa.

“Bu Ani sangat perhatian dengan pak SBY selalu menemani. Dalam keadaan apa pun, saya tidak pernah melihat Bu Ani lelah,” Ujarnya.

Ibu Ani adalah pribadi mengesankan, kata Asnah. Menurut dia, dalam menjalankan perannya sebagai Ibu Negara, periode 2004-2009 dan 2009-2014, Ibu Ani sangat setia dan tiada mengenal lelah mendampingi Bapak Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden RI, dalam kunjungan ke berbagai daerah maupun luar negeri.

Ibu Ani, diakui Asnah merupakan salah satu sosok ibu negara yang sangat keibuan, mengayomi, memotivasi dan menginspirasi. Tak mengherankan jika hal tersebut kerap menjadi inspirasi banyak perempuan lain di Indonesia.

“Berbagai kiprahnya selama menjabat ibu negara turut menyukseskan pembangunan Indonesia, khususnya di bidang sosial, dan kesehatan”, imbuhnya

Selain itu, sambung Asnah Ibu Ani juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap dunia pendidikan, berbagai gagasan dalam rangka mencerdaskan anak bangsa melalui jalur pendidikan informal. Misalnya program Rumah Pintar, Mobil Pintar, Motor Pintar, yang tersebar di berbagai penjuru negeri.
.
“Beliau dapat dijadikan teladan bagi isteri-isteri pejabat sebagaimana beliau saat mendampingi Bapak SBY dalam menjalankan tugas-tugas negara selama berkarir di TNI sampai sukses menjadi presiden dua periode. Indonesia benar-benar kehilangan sosoknya yang luar biasa,” Tutup Asnah. (*)