PT Saipem Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Sistem Bioflok dan Ras
Ilustrasi ikan lele. Foto - pixabay/12019

SUARATEMPATAN.COM – PT Saipem Indonesia Karimun Yard (SIKY) menyelenggarakan pelatihan Budidaya Ikan Lele dengan Sistem Bioflok dan Budidaya Ikan Koi dengan Sistem Ras, Balai Desa Pangke Barat, Rabu (29/12/2021) pagi.

Pelatihan diikuti 50 orang. Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar merupakan salah satu dari kegiatan Sustainability Initiatives for Local Communities tahun 2021 yang dinamakan Ambat Fishery Development.

Untuk menyelenggarakannya, PT Saipem bekerja sama dengan Dinas Perikanan Karimun dan OHM Academy.

Koordinator Tanggung Jawab Sosial Perusahaan PT Saipem Indonesia Karimun Yard, Diko Getty Tuerah menyebut, sistem bioflok dan ras dinilai berpeluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara Bupati Karimun yang diwakili Kadisnakerind) Ruffindy Alamsjah menyambut baik lantaran kedua sistem tadi tergolong baru di Karimun.

Ruffindy berharap, PT Saipem Indonesia Karimun Yard kedepannya dapat terus mengadakan pelatihan budidaya ikan dengan sistem Bioflok tersebut.

Bioflok dan Ras

Melansir media.neliti.com, budidaya ikan lele sistem bioflok adalah suatu sistem pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budi daya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan.

Sementara sistem SAR, dibaca dari mongabay.co.id, adalah teknologi dengan menerapkan sistem budidaya ikan secara intensif dengan menggunakan infrastruktur yang memungkinkan pemanfaatan air secara terus-menerus (resirkulasi air).

Pemanfaatan tersebut seperti fisika filter, biologi filter, ultra violet (UV), generator oksigen yang berfungsi untuk mengontrol dan menstabilkan kondisi lingkungan ikan. (ns)