Tak Nongol 2 Bulan, Benarkah Jack Ma Ditahan Pemerintah Tiongkok?
Foto - instagram/Jackma_alibaba

SUARATEMPATAN.COM – Publik tahu jika pendiri Alibaba, Jack Ma sudah dua bulan belakangan tak muncul. Berbagai spekulasi pun muncul.

Salah satu yang paling banyak dibicarakan ialah dugaan ia ditahan pemerintah Tiongkok. Terlebih setelah sejumlah media memberitakan hilangnya Jack Ma tak lama setelah ia mengkritik kebijakan pemerintah Tiongkos pada bulan 10 tahun 2020 lalu.

Dikutip dari Business Today, Rabu (6/1/2021), miliarder tersebut diduga tengah berada dalam pengawasan.

Spekulasi tentang Jack Ma semakin menarik jika Jack Ma memang ditahan. Sebab Tiongkok disebut-sebut memiliki rekam jejak tertutup, tak pernah mengungkap informasi ke publik jika ada orang-orang yang ditangkap.

Sehingga banyak yang mengartikan dalam pengawasan sebagai dipenjara.

People’s Day yang mengutip pernyataan juru bicara Partai Komunis Tiongkok menyebutkan, Jack Ma telah diperintahkan untuk tidak bepergian ke luar negeri.

Sebelumnya, media ini juga mengetakan Jack Ma tak dapat menemukan kesuksesan Alibaba tanpa campur tangan pemerintah Tiongkok.

Pada November itu, juru bicara Partai Komunis Tiongkok mengakui Ma Yun (Jack Ma) memang cerdas. Namun tanpa dukungan kebijakan nasional, Alibaba tidak akan bisa menjadi kerajaan bisnis dengan nilai triliunan.

Namun seorang jurnalis CNBC, David Facer melaporkan Jack Ma tidak hilang. Ia mendapatkan informasi dari seorang sumber yang mengaku mengetahui Jack Ma tengah bersembunyi dari muka publik.

Pada bulan Oktober lalu, dalam sebuah forum di Shanghai Jack Ma mengkritik sistem regulasi Tiongkok yang membuatnya bertabrakan dengan para pejabat. (Jay)