Suara Tempatan

Beda dan Terpercaya

Terobosan Terbaru Strategi Pemasaran Produk Intelektual Kampus: Polibatam Press di Tengah Pandemi Covid-19 Dalam Rangka Mendukung Kemandirian Ekonomi dan Budaya Kewirausahaan di Politeknik Negeri Batam

7 min read

SUARA TEMPATAN.COM, BATAM -Pada akhir tahun 2019 dunia dikejutkan dengan munculnya virus yang diberi nama Coronavirus Disease (COVID-19) oleh Badan Kesehatan Dunia/World Health Organization (WHO). Pertama kali COVID-19 ditemukan dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei China. Keganasan dari virus Covid-19 ini, penularan sudah terjadi antar manusia melalui kontak erat dan droplet. Bentuk keganasan lain dari Covid-19 menyebabkan masalah kesehatan bagi manusia. Hal ini dengan ditandai adanya informasi kematian orang yang sudah terkonfirmasi positif tertular Covid-19 dari berbagai negara.
Meskipun diawal kemunculannya Covid-19 dari Kota Wuhan, namun dalam waktu yang sangat singkat serta secara massif awal tahun 2020 sudah terjadi penyebaran virus di seluruh penjuru Negara di berbagai benua, tidak terkecuali di Negara Republik Indonesia. Kasus pertama Covid-19 di Indonesia resmi diumumkan oleh Pemerintah pada tanggal 2 Maret 2020 dengan ditemukannya 2 kasus konfirmasi positif melalui laman resmi dari Kemenkes.go.id. Kasus Covid-19 hingga bulan Agustus 2020 masih terus berkembang serta bertambah jumlah orang yang terkonfirmasi positif virus tersebut di Indonesia. Guna mengurangi resiko penyebaran serta penularan Covid-19 maka Pemerintah Republik Indonesia memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sehingga secara resmi WHO pada tanggal 12 Maret 2020 menetapkan Covid-19 merupakan pandemi.
Bentuk keganasan dari Covid-19 tidak hanya menyerang pada sektor kesehatan saja namun juga merambah keseluruh lini serta penjuru sektor kehidupan umat manusia, tidak terkecuali sektor ekonomi. Salah satu dampak ekonomi yang ditimbulkan dari Covid-19 ini yaitu menurunnya jumlah konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarkat yang rendah. Dengan menurunnya daya beli masyarakat tersebut juga memberikan dampak pada industri penerbitan buku ajar dan Modul Praktikum seperti Polibatam Press.
Polibatam Press merupakan salah satu produk intelektual kampus. Tahun 2020 merupakan tahun kedua (2019 – 2021) dari pemenang hibah kompetitif nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) dari Kementrian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan (RISTEK-BRIN). Skema yang berhasil diperoleh Polibatam Press berupa Program Pengembangan Usaha Produk Inteslektual Kampus (PPUPIK) yang dipimpin oleh Nanik Lestari, S.E., M.S.Ak., yang merupakan dosen aktif jurusan manajemen bisnis. Skema tersebut juga melibatkan tiga dosen lain dari lintas jurusan diantaranya adalah: Pertama, Bapak Uuf Brajawidagda, S.T, M.T, Ph.d. yang merupakan dosen aktif dari Prodi Teknik Multimedia dan Jaringan sekaligus sebagai Direktur Politeknik Negeri Batam periode 2020 – 2024. Kedua, Ibu Metta Santiputri, S.T., M.Sc., Ph.d merupakan dosen aktif dari jurusan Informatika. Terakhir, Ibu Mega Mayasari, S.E., M.Sc., merupakan dosen aktif di jurusan Manajemen Bisnis sekaligus Ketua Polibatam Press.
Menurut Nanik Lestari selaku ketua tim pengabdian masyarakat menjelaskan terdapat dua terobosan baru yang telah dilakukan Polibatam Press dalam kondisi pandemi Covid-19. Terobosan yang pertama, berupa penerbitan buku secara digital (e-book). Lebih lanjut, wanita yang saat ini tercatat sebagai dosen aktif di jurusan Manajemen Bisnis tersebut menambahkan proses penerbitan serta produksi buku cetak tetap dilakukan namun, sesuai dengan jumlah serta pesanan dari konsumen. Prosedur penerbitan buku e-book kurang lebih sama dengan prosedur penerbitan buku cetak. Apabila naskah buku serta dokumen yang diperlukan sudah siap maka penerbit akan mendaftakan ke laman http//:isbn.perpusnas.go.id (perpustakaan nasional) guna memperoleh nomor e-ISBN (Electronic International Standard Book Number).
Selain itu, menurut wanita yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Akuntansi di Politeknik Negeri Batam tersebut mengungkapkan penerbitan buku yang secara digital memiliki beberapa keunggulan. “Keunggulan dari e-book ini dilihat dari prespektif biaya lebih ekonomis, paperless serta lebih terjangkau bagi penulis buku ajar dan modul praktikum” ujarnya.
Sedangkan menurut Metta Santiputri selaku tim pengabdian menambahkan bahwa sampai dengan bulan Agustus Tahun 2020 Polibatam Press sudah menerbitkan sebanyak 22 (dua puluh dua) judul buku e-book, yang merupakan hasil karya seluruh civitas akademika Politeknik Negeri Batam. “Polibatam Press juga merupakan anggota Ikatan Penerbit Indonesia atau yang biasa disebut dengan IKAPI, Jadi penulis yang menerbitkan buku ajar atau modul praktikum melalui Polibatam Press dapat dikreditkan atau diakui waktu mengajukan kenaikan pangkat jabatan fungsional dosen. Selain itu penerbitan buku secara digital juga dalam rangka menyambut revolusi industry 4.0 yang saat ini sudah berkembang secara pesat ” ujar wanita yang saat ini aktif sebagai dosen Teknik Informatika itu.
Sementara itu, Pimpinan Polibatam Press Tahun 2020 Mega Mayasari menjelaskan bentuk terobosan kedua yang dilakukan Polibatam Press di bidang pemasaran. Menurut wanita cantik yang juga merupakan tim pengabdian tersebut mengungkapkan bahwa “Saat ini jasa penerbitan buku Polibatam Press sudah pernah mengikuti program sosialisasi Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta IKAPI pusat dengan tajuk “program pre-lunch Baca dari Rumah”. Tujuan dari kegiatan tersebut yaitu untuk memerangi pembajakan buku lokal dan memberikan kesempatan para penerbit anggota IKAPI untuk bisa berjualan secara online di marketplace yang telah bekerjasama dengan Kemenparekraf dan IKAPI, antara lain: Tokopedia, Bukalapak, Lazada dan Blibli.com” Ujarnya.
Mega Mayasari juga merupakan dosen matakuliah Sistem Informasi Manajemen (SIM) di Jurusan Manajemen Bisnis Politeknik Negeri Batam menambahkan “bentuk implementasi dari Polibatam Press dari kegiatan tersebut, sekarang ini sistem pemasaran produk–produk yang telah dihasilkan tidak hanya berupa direct selling dan media sosial seperti IG, Youtube, Twiteer, Facebook namun juga berupa e-commerce melalui marketplace. “Karena ketika melakukan penjualan melalui e-commerce maka terjadi time shifting dan space shifting, dimana waktu dan tempat sudah tidak menjadi kendala lagi untuk menjual produk” Imbuhnya. Sehingga tahun ini Polibatam Press dengan mengambil langkah baru dengan memperluas pasar dengan memanfaatkan marketplace yang ada. Marketplace yang dituju tahun ini ada 5 (lima) diantaranya: Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Lazada & Google play book. Terobosan pemasaran melalui marketplace yang ada ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat luas untuk menerbitkan dan membeli buku. Jenis buku yang diterbikan Polibatam Press adalah buku ajar, monograf, praktik & buku penunjang proses pembelajaran lainnya. Buku-buku ini sangat cocok untuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan diploma maupun vokasi serta strata satu karena buku yang diterbitkan dirancang sesuai dengan kurikulum perguruan tinggi. Dengan adanya kemudahan dalam memperoleh produk dari Polibatam Press tersebut diharapkan akan berdampak pada peningkatan pendapatan sehingga semakin memperkuat produk intelektual kampus dalam menuju kemandirian ekonomi Politeknik Negeri Batam yang sedang mengajukan Badan Layanan Umum (BLU) dibawah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia” ujarnya.
Jadi produk yang dihasilkan Polibatam Press sekarang ini sudah bisa didapatkan di marketplace sebagai berikut: Google Play Book dengan nama toko: Polibatam Press dengan link.berikut:(https://play.google.com/store/books/details/Indra_Hardian_Mulyadi_Pemrograman_Sistem_Embeded_B?id=dVPhDwAAQBAJ&hl=en). Kedua, Tokopedia dengan link berikut ini link Toko (http://www.tokopedia.com/polibatampress). Ketiga, Bukalapak dengan link (: https://www.bukalapak.com/u/polibatampress). Terakhir, Lazada dengan link berikut ini https://sellercenter.lazada.co.id/. Sedangkan Blibli masih dalam proses pengajuan. Dengan tersedianya produk intelektual kampus tersebut diatas di beberapa marketplace maka diharapkan Masyarkat luas maupun civitas akademika dapat menambah pengetahuan dengan tetap menjaga protocol kesehatan dengan tidak bertatap muka langsung ketika melakukan transaksi sehingga mengurangi resiko penularan Covid-19. Dengan demikian saat ini ketika kita ingin membeli buku tidak hanya ke toko buku, akan tetapi di era digital ini kita dapat membaca buku secara digital melalui handphone atau menggunakan perangkat elektronik yang terhubung dengan internet bahkan bisa juga diakses secara offline hal ini dapat menghemat lebih banyak waktu dan biaya, buku yang beredar secara digital ini disebut e-book. Diharapkan dengan langkah baru ini dapat meningkatkan minat masyarakat khususnya mahasiswa dalam membaca buku guna memperdalam dan memperluas wawasan dan pengetahuan.
Masih menurut Mega Mayasari mengungkapkan “Selain marketplace diatas media pemasaran yang telah dilakukan Polibatam Press, melalui sistem pemasaran diberbagai media sosial terutama facebook (https://www.facebook.com/polibatam.press.3) dan instagram (https://www.instagram.com/polibatampress/). Selanjutnya tim pengabdian juga telah membangun website (https://press.polibatam.ac.id/) berisi produk yang telah dihasilkan untuk memperluas pasaran, serta membangun komunikasi ke customer melalui berbagai media seperti email (press@polibatam.ac.id) dan whatsapp di nomor +6281261978615” ujarnya.
Selanjutnya, Direktur Politeknik Negeri Batam Uuf Brajawidagda menungkapkan keberadaan Polibatam Press ini merupakan salah satu bentuk teaching Industry telah diimplentasikan di lingkungan civitas akademika serta kontribusi vokasi/Politeknik kepada masyarakat luas dan Negara pada umumnya. Lebih lanjut Uuf Brajawidagda yang selaku tim pengabdi menambahkan keberadaan Polibatam Press juga merupakan media atau tempat praktik kerja lapangan (Magang) bagi civitas akademika Politeknik Negeri Batam. “Tahun 2020 terdapat 9 orang mahasiswa yang melakukan magang di Polibatam Press dengan berbagai lintas jurusan sehingga tercipta kolaborasi keilmuan serta diharapkan dapat menciptakan budaya berwirausaha dikalangan mahasiswa tersebut apabila proses magang telah selesai. Kesembilan mahasiswa tersebut terdiri dari 4 (empat) orang mahasiswa angkatan magang Tahun 2019 Vella Nabbila, Rivalta (Mahasiswa jurusan Teknik Informatika) dan Khana Bita Ningrum serta Ahmad Mutakin yang merupakan mahasiswa jurusan Manajemen Bisnis. Keempat mahasiswa tersebut masa magang akan berakhir di bulan Agustus 2020. Sedangkan 5 (lima) orang mahasiswa merupakan angkatan magang tahun 2020 terdiri dari: Alimul Qodri dan Nur Aini merupakan mahasiswa dari Jurusan Manajemen Bisnis, sedangkan Ulfa, Elsi Adela serta Dewi Nur Permatasari dari jurusan Teknik Informatika. Kelima mahasiswa tersebut akan melakukan magang di Polibatam Press selama awal bulan Juli 2020 sampai dengan akhir Agustus 2021” ujarnya.
Disamping penerbitan buku dan modul praktikum ¬baik berupa buku cetak maupun e-book Polibatam Press juga melayani jasa percetakan seperti percetakan flayer, brosur, booklet, kalender serta produk indoor dan outdoor lainnya. Polibatam Press saat ini beralamat di Gedung Prof. Mohamad Nasir Politeknik Negeri Batam, Batam Centre, Jl. Ahmad Yani, Tlk. Tering, Kec. Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau 29461. Polibatam press juga diharapkan tidak hanya menjadi unit usaha kampus yang hanya berorientasi pada laba sebagaimana halnya seperti penerbit swasta yang ada, tetapi juga dapat menghasilkan buku-buku yang berkualitas, menjaring penulis sebanyak-banyaknya yang dapat mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara melalui buku, karena buku adalah jendela ilmu, serta mencetak generasi baru yang cerdas dan mempunyai wawasan ilmu pengetahuan luas, serta melakukan pendampingan penulisan buku terhadap dosen-dosen dan seluruh sivitas akademika.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: