Try Setia Budi Purwanto, Dua Tahun Berada di Kampung, Tiba-tiba Tertuduh Diduga Mengeroyok Ade Armando

Suara Tempatan – Polda Metro Jaya tak butuh lama mengidentifikasi terduga pelaku pengeroyokan Ade Armando saat aksi mahasiswa di gedung DPR RI, Senin (11/4).

Anehnya, identitas para terduga pelaku yang berjumlah empat orang tersebut langsung dirilis tak lama aksi unjuk rasa itu selesai. Identitas keempat terduga pelaku pun langsung menyebar di media sosial.

Unggahan di media sosial itu memunculkan foto serta identitas para terduga pelaku. Tertulis juga nama serta alamat lengkap para terduga pelaku.

Salah satu orang yang disebut menjadi pelaku pemukulan adalah Try Setia Budi Purwanto, warga Jalan Inpres, RT 002, Kelurahan Lembasung, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Lampung Utara.

Pada foto, Try Setia ini disandingkan dengan foto seseorang yang mengenakan ponco (penutup kepala) sweater warna hitam.

Kabar itu pun langsung dibantah Kepala Kampung Lembasung, Helmi Ibrahim. Ia membenarkan pas foto pada pelaku yang disebut sebagai Try Setia adalah warganya.

Namun, Helmi membantah bahwa Try adalah pelaku pemukulan Ade Armando. Pasalnya, Try saat ini ada di Kampung Lembasung dan sudah dua tahun tidak bepergian kemanapun.

“Ini orangnya ada di sini (Kampung Lembasung), sehari-hari dia pemancing ikan, sudah dua tahun nggak kemana-mana,” kata Helmi.

Helmi mengaku awalnya menerima unggahan viral itu itu dari seorang warga yang menyebutkan nama Kampung Lembasung.

Usai menerima kabar tersebut, Helmi mengaku langsung kroscek. Benar saja, kabar viral itu tidak benar. Alasannya, saat Helmi datang ke rumah Try, yang bersangkutan ada di rumah.

Helmi sendiri mengaku tidak paham kenapa foto dan nama warganya itu tersebar sebagai pelaku pemukulan Ade Armando.

Hal yang sama diungkapkan Kapolres Way Kanan, AKBP Teddy Rachesna. Teddy membenarkan pihaknya sudah melakukan klarifikasi langsung ke rumah warga tersebut.

“Sudah dicek langsung ke yang bersangkutan oleh anggota polres, benar adanya yang bersangkutan seharian ada di Way Knan. Namun untuk konfirmasi resminya bisa menunggu dari Humas Polda Lampung,” kata Teddy.

Jika benar Try berada di kampungnya saat aksi unjuk rasa di gedung DPR RI, lalu data yang dimiliki Polda Metro Jaya terkait para terduga pelaku penganiayaan Ade Armando berasal darimana?. (*)

Sumber : jabarnews