Suara Tempatan

Beda dan Terpercaya

Usai Silaturahmi di Kediaman Keluarga, Marlin Ziarah Makam Ibunda

2 min read

SUARATEMPATAN.COM, BATAM – Memasuki minggu kedua masa kampanye calon kepala daerah pada pilkada serentak 2020, Marlin Agustina membukanya dengan ziarah ke makam ibunda, Raja Hamidah. Ziarah dilakukan pada Sabtu (3/10) sore, usai Marlin menyelesaikan seluruh agenda kampanyenya akhir pekan itu.

Marlin Agustina saat berziarah ke makam Almarhumah ibunda Raja Hamidah

Sebelum ziarah makan, Calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau ini sempat bersilaturahmi dengan saudaranya dari sang ibu. Silaturahmi yang digelar di kediaman Raja Usman di Baloi Centre ini juga dihadiri warga sekitar.

Kehadiran Marlin di rumah keluarganya ini ternyata menarik para tetangga untuk ikut bersembang. Momen tersebut pun dimanfaatkan Marlin untuk menyampaikan visi misinya pada Pilgub Kepri 2020.

“Konsep yang saya dan Pak Ansar Ahmad usung pada pemilihan ini adalah menjadikan Kepri makmur, berdaya saing, dan berbudaya,” tutur kandidat pilkada Kepri nomor urut 3 tersebut.

Makmur yang dituju pasangan Ansar-Marlin adalah Kepri yang maju secara ekonomi dengan menyejahterakan masyarakatnya. Kemudian Kepri berdaya saing dengan memanfaatkan kondisi geografis yang strategis.

“Kepri ini strategis Bapak Ibu, berbatasan langsung dengan negara besar. Dan Kepri juga menjadi kawasan strategis nasional. Jadi pondasinya kuat. Kita itu harus bersyukur karena mendapat rahmat yang besar dari Allah,” ungkap Marlin.

Tiap daerah di Kepri, menurutnya punya potensi masing-masing. Ia mencontohkan Lingga yang berpotensi dikembangkan sebagai sentra pertanian. Kemudian Anambas yang punya alam indah dan sangat potensial dikembangkan pariwisatanya.

“Konsep kita ke depannya itu bagaimana memberdayakan anak di tiap daerah untuk mengembangkan daerahnya masing-masing. Jadi dari sumber daya manusianya juga kita siapkan. Peran anak muda harus kita kuatkan,” kata dia.

Sementara dari sisi budaya, menurut Marlin, Kepri memiliki keberagaman. Dan peran seorang pemimpin itu besar dalam upaya menciptakan keharmonisan di tengah budaya yang beragam tersebut.

(Editor : Indra)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: