Viral, Unggahan Gaji Guru Honor Rp 700 Ribu di SD Bone, Sulawesi Selatan, Kemendikbud Turun Tangan
Hervina, guru yang depecat gara-gara memosting honornya di media sosial. Foto - detik.com

SUARATEMPATAN.COM – Viral unggahan gaji seorang guru honor di sebuah SD di Bone, Sulawesi Selatan yang berujung pemecatan dari sekolah mengundang reaksi banyak pihak.

Kemendikbud pun turun tangan, berkoordinasi dengan Pemda Bone untuk menyelesaikannya.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) mewakili Kemendikbud secara aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bone.

Sebelumnya viral Hervina di SD Negeri 169 Sadar, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengunggah honornya Rp700 ribu di medsos miliknya. Pihak sekolah kemudian dikabarkan melakukan pemecatan sepihak dan meminta Hervina mencari sekolah lain yang bisa memberinya honor lebih banyak.

Sementara Hervine mengaku mengunggahnya sebagai bentuk terima kasih karena pada bulan sebelumnya ia hanya menerima Rp500 ribu.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kadisdik Bone untuk mencari solusi terbaik terkait kejadian ini,” terang Direktur Jenderal GTK Kemendikbud Iwan Syahril, pada Jumat (12/2/2021) seperti dilansir dari kemdikbud.go.id.

GTK Kemendikbud dengan Kadisdik Kab. Bone berkomitmen akan mencari jalan tengah untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi dengan mengedepankan musyawarah dan solusi untuk kedua pihak.

GTK Kemendikbud mendorong semua pihak termasuk kepala sekolah dan guru honorer bersangkutan untuk bermusyawarah terlebih dahulu.

“GTK Kemendikbud juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bone yang juga proaktif dalam menyelesaikan kasus ini dengan semangat kekeluargaan,” ujar Iwan.

Sampai saat ini, Disdik Kab. Bone bersama semua pihak terkait telah menjalin komunikasi kepada Kepala SDN 169 Sadar dan Hervina. Pertemuan akan dilanjutkan pada Senin pekan depan tanggal 15 Februari 2021 mendatang untuk melakukan musyawarah, melakukan klarifikasi, dan mencari solusi terbaik.

Kemendikbud akan terus melakukan koordinasi secara berkelanjutan untuk memastikan kejadian ini terselesaikan dengan keputusan yang baik untuk semua pihak. (zai)