Suara Tempatan

Beda dan Terpercaya

Visi Misi Rudi-Amsakar Bertekad Lanjutkan Pembangunan Batam Modern dan Masyarakat Sejahtera

2 min read

SUARATEMPATAN.COM, BATAM – Calon petahana Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad terlihat kompak saat menyampaikan visi dan misinya di DPRD Batam.

Mengenakan pakaian Melayu warna putih, keduanya bergantian menyampaikan program kerja. Tak hanya rencana selama lima tahun ke depan, tapi juga bukti nyata yang telah dilakukan membangun Batam lima tahun terakhir.

Disampaikan Rudi bahwa visi Batam ke depan adalah terwujudnya Batam sebagai bandar dunia madani yang modern dan sejahtera.

“Visi ini mengandung empat kata kunci,’ kata Rudi di Gedung DPRD Batam, Senin (16/11/2020).

Pertama, bandar dunia dimaknai sebagai kota yang telah dikembangkan sejak era 70-an beserta seluruh isi dan warga yang menempatinya. Kedepan diarahkan menjadi kota industri, perdagangan, pariwisata dan alih kapal yang kompetitif dan dinamis di Asia Tenggara.

Serta atraktif bagi pelaku bisnis yang berpotensi menjadi center of excellences, dengan melakukan penguatan pada fungsi-fungsi yang sudah ada, yang ramah lingkungan disertai sentuhan teknologi yang terus berkembang.

“Sementara itu, konsepsi madani mengarahkan masyarakat menjadi masyarakat yang berkarakter, berperadaban, sopan santun, disiplin, serta

berbudaya tinggi,” katanya.

Konsepsi madani ini berbanding lurus dengan civil society, yang memberi ruang untuk pemberdayaan masyarakat, penegakan supremasi hukum, kesetaraan peran dan fungsi dalam mengakomodir pluralitas dan heterogenitas masyarakat.

“Menumbuhkembangkan sikap hormat menghormati yang terbangun dari suasana kebatinan segenap masyarakat Batam,” kanya.

Kemudian, konsepsi modern dimaknai sebagai sikap, cara berfikir, dan cara bertindak yang produktif, berdaya saing, mandiri, terampil dan inovatif dengan mengedepankan tatanan sosial yang toleran, rasional, bijak dan adaptif terhadap dinamika perubahan.

Namun tetap berpegang teguh pada nilai budaya serta kearifan lokal yang ditopang oleh kualitas hidup masyarakat untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Sementara itu, konsepsi sejahtera dimaknai sebagai kondisi masyarakat yang utuh lahir dan batin,” katanya.

Kesejahteraan lahir meliputi kondisi yang lebih baik pada tingkat pendidikan, kesehatan dan pendapatan. Sedangkan kesejahteraan batin meliputi rasa aman, merdeka serta mampu mengaktualisasikan potensi yang dimiliki.

“Agar gagasan besar yang tertuang dalam visi kami tersebut bisa lebih operasional, maka kami jabarkan lagi ke dalam 5 Misi yang lebih terukur,” katanya.

Adapun 5 misi tersebut diantaranya adalah pertama adalah mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang

berkeadilan melalui peningkatan kualitas dan diversifikasi kegiatan perekonomian berbasis keunikan dan keunggulan wilayah.

Kedua mewujudkan pembangunan Kota yang berkelanjutan didukung infrastruktur, utilitas dan sistem transportasi yang maju, ramah, aman, asri dan nyaman sesuai tata ruang.

“Ketiga mewujudkan SDM yang berdaya saing, berbudaya, produktif dan berakhlak mulia,” katanya.

Keempat melanjutkan percepatan pembangunan di daerah Hinterland untuk pemerataan dan sebagai penopang perekonomian Kota Batam.

Selanjutnya kelima adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang

baik, responsif, efektif dan efisien berbasis teknologi informasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

(Editor : Indra)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: